2.200 Warga di Palopo Terserang ISPA Selama Kemarau, 285 Orang Kena Diare

2.200 Warga di Palopo Terserang ISPA Selama Kemarau, 285 Orang Kena Diare
2.200 Warga di Palopo Terserang ISPA Selama Kemarau, 285 Orang Kena Diare

ligapedia.news – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) melaporkan 2.200 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit tersebut menyerang warga di tengah musim kemarau panjang imbas fenomena El Nino.
“Dari data kami (Dinkes) sebanyak 2.200 warga Palopo yang sudah menderita ISPA, itu selama musim kemarau ini,” kata Kepala Dinkes Palopo Irsan Nugraha kepada detikSulsel, Kamis (7/9/2023).

Irsan mengungkapkan, jumlah warga yang mengalami ISPA terus mengalami peningkatan sejak Juli-September 2023. Dia merincikan, pada periode Juli 1.942 orang terkena ISPA, kemudian naik di Agustus 2.000 orang dan periode September tembus 2.200 orang.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, penyebab banyaknya warga mengalami ISPA dikarenakan kondisi iklim yang sangat panas bertepatan dengan El Nino. Situasi itu mengakibatkan virus dengan cepat menyerang saluran pernapasan.

“Memang, warga Palopo yang mengalami ISPA ini terus meningkat selama musim kemarau. Kondisi iklim yang panas atau El Nino yang melanda beberapa daerah termasuk Palopo membuat virus sangat gampang menyerang saluran pernapasan, apalagi kalau aktivitasnya di luar ruangan,” ungkapnya.

Tak hanya ISPA, kasus diare selama fenomena El Nino ini juga mengalami peningkatan. Sebanyak 245 warga Kota Palopo tercatat mengalami diare.

“Pada bulan Juli kasus diare terdapat 187 kasus dan pada bulan Agustus 2023 ini bertambah menjadi 245 kasus atau mengalami penambahan sebanyak 58 kasus, ini selama masuk kemarau yah,” ucap Irsan.

Dinkes Kota Palopo pun menganjurkan warga agar mengenakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah. Hal ini dilakukan agar debu tidak masuk dan menginfeksi saluran pernapasan.

“Kami anjurkan untuk menggunakan masker apabila berada di tempat keramaian atau di luar rumah, karena kalau panas itu tentu kering. Menggunakan masker jangan sampai virus masuk pernafasan dan menginfeksi kita,” ujarnya.

sumber : DETIK

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *