Bolehkah Minum Rebusan Daun Salam di Malam Hari?

Bolehkah_Minum_Rebusan_Daun_Salam_di_Malam_Hari?

Ligapedia.news – Anda diperbolehkan minum rebusan daun salam di malam hari jika mengalami sulit tidur atau insomnia.

Dilansir dari Healthifyme, alasan rebusan daun salam baik dikonsumsi malam hari karena tumbuhan herbal ini dapat bertindak sebagai obat penenang ringan yang memengaruhi saraf pusat. Daun salam juga mengandung antioksidan linalool yang dapat menurunkan kadar hormon stres, meredakan kecemasan, sehingga Anda dapat memejamkan mata dan meningkatkan kualitas tidur.

Bacaan Lainnya

Menurut Lifehacker, minum air rebusan daun salam sebelum tidur menjadi solusi yang tepat bagi individu yang kurang tidur sehingga mengalami kelelahan di pagi hari. Selain air rebusannya, ekstrak daun salam dalam bentuk essential oil juga dapat digunakan pada malam hari dan memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan.

Mengoleskan essential oil daun salam pada dada dapat membantu meredakan gangguan pernapasan dengan mengencerkan dahak. Hal ini akan mengurangi penumpukan lendir sehingga Anda dapat tidur dengan nyenyak.

Membakar 2-3 lembar daun salam pada sore hari atau beberapa jam sebelum tidur juga memberikan keharuman alami pada ruangan Anda. Namun, membakar daun salam mungkin kurang dianjurkan pada individu yang mengalami gangguan pernapasan atau memiliki alergi.

Cara membuat air rebusan daun salam

Cara membuat rebusan daun salam untuk menunjang kesehatan cukup sederhana.

Pertama-tama, Anda perlu menyiapkan 2-3 lembar daun salam segar atau kering sesuai selera, air 200 ml (satu gelas), dan panci bersih.

Setelah itu, rebus air dengan api kecil sampai hangat, kemudian masukkan daun salam dan besarkan api. Tunggu sampai mendidih.

Setelah air mendidih, kecilkan api dan biarkan selama 3 menit. Setelah itu, angkat panci dari kompor dan biarkan daun salam terendam selama 4-5 menit.

Selanjutnya, saring daun salam dan tunggu sampai hangat. Setelah hangat, Anda dapat langsung mengonsumsi air rebusan daun salam atau menambahkan bahan herbal lain, seperti serai atau lemon.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *