Berita Terbaru

Dispatch Beberkan Kim Hieora Menelpon Korbannya Setelah Tuduhan Pembullyan Keluar, Knetz: Sangat Menakutkan!

Ligapedia.news – Dispatch kembali membeberkan fakta baru terkait tuduhan pembullyan yang dilakukan oleh Kim Hieora semasa sekolah.

Dalam laporan terbarunya, Dispatch merilis transkrip percakapan antara Kim Hieora dengan korban H melalui telepon.

Kim Hieora diketahui telah menelpon korban H pada tanggal 8 September beberapa hari setelah berita tentang dirinya yang menjadi pelaku pembullyan dirilis oleh Dispatch.

Korban H sendiri adalah salah satu korban dan menjadi saksi hidup dari kekerasan yang dilakukan oleh Kim Hieora.

Korban H telah hidup selama 20 tahun dengan menanggung seluruh kenangan buruk dan luka sebagai korban kekerasan di sekolah.

Kim Hieora diduga dengan segera menghubungi korban H karena merupakan saksi kunci dari kekerasan yang dilakukannya selama sekolah.

Selama percakapan di telepon, Kim Hieora terus-menerus meminta maaf dan membujuk korban H untuk bertemu secara langsung.

Namun, korban B juga terus menolak ajakan Kim Hioera tersebut.

“Aku pikir kamu adalah orang yang memukulku paling banyak, iyakan? Kamu baru menelponku setelah The Glory tayang, benar kan?” ujar korban H kepada Kim Hieora.

Korban H juga mempertanyakan alasan kenapa Kim Hieora baru menghubungi dirinya sekarang setelah berita pembullyan beredar alih-alih menghubungi korban H sebelum The Glory tayang.

Menurut korban H, jika Kim Hieora memang benar-benar berniat untuk meminta maaf harusnya ia sudah menelpon korban jauh sebelum The Glory tayang.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tak terhitung berapa kali Kim Hieora mengajak korban H untuk bertemu dengannya secara langsung dengan mengatakan, “bisakah kamu bertemu denganku sekali saja?”
“Kenapa aku harus bertemu denganmu? Ada alasan kenapa aku tidak mau bertemu denganmu. Jika tidak maka seharusnya aku sudah bertemu denganmu sejak lama, bukankah begitu? Artinya ketika aku melihatmu, aku akan menerima permintaan maafmu,” jawab korban H terhadap ajakan dari Kim Hieora.

Selama telepon berlangsung, korban H juga terus mencoba mengingatkan Kim Hieora dengan berbagai tindak kekerasan yang dilakukannya.

‘Apakah kamu mengakui sering memukulku?,’ ‘kamu memanggilku ke tempat karaoke dan memukulku,’ ‘kamu memukulku di luar,’ ‘kamu yang paling banyak menggangguku,’ ‘kamu memukuli kami,’ ujar korban H mengingatkan Kim Hieora dengan kekerasan yang dilakukannya.

Tak hanya itu, korban H juga mengatakan, “saat itu aku akan berangkat kerja tapi kamu tiba-tiba berkata ‘XX jika kamu tidak segera datang maka aku akan memukuli G dan F’”

Korban H kemudian melanjutkan, “saat itu hujan, dan ingatkah kamu terhadap tempat OO gang di sekolah. Kamu memukuli F hingga hidungnya mengeluarkan darah (mimisan) kan?”

Namun Kim Hieora yang diduga sebagai pelaku mengakui jika dirinya tidak ingat pernah melakukan hal-hal jahat seperti yang disebutkan oleh korban H.

Bahkan saat diminta untuk mengakui jika dirinya melakukan kekerasan, Kim Hieora malah mengatakan, “jika itu yang kamu mau aku akan mengakuinya. Tapi jika kamu melaporkannya maka identitas pribadimu akan tersebar.”

Korban H juga dibuat semakin marah terlebih setelah Kim Hieora merilis pernyataan yang membantah segala tuduhan kekerasan yang dilakukan olehnya.

Alih-alih mengharapkan permintaan maaf, korban H secara tersirat mengatakan jika dirinya berharap Kim Hieora dapat menerima balasan atas perilaku buruknya.

Sebelumnya, Dispatch juga telah mempertemukan Kim Hieora dengan informan A, B, C, dan D sebelum beritanya dirilis dimana Kim Hieora meminta maaf kepada mereka.

Kim Hieora juga bertemu dengan informan lain yaitu E, F, dan G, lalu mengungkapkan permintaan maafnya.

Sayangnya, untuk korban B saat itu korban enggan dan menolak keras pertemuan dengan Kim Hieora hingga akhirnya mereka berbicara di telepon.

Menanggapi kabar baru dari Dispatch ini banyak netizen yang mengaku sangat terkejut dan menganggap perilaku dari Kim Hieora ini menakutkan.

“Dia sama sekali tidak menyesal dan malah terus berbohong. Aku tidak ingin melihatmu muncul di media lagi”

“Pelaku pasti tidak akan mengingat perilakunya, tapi korban akan terus mengingatnya sampai mati”

“Hah? Jadi teman-temannya yang memberinya pembelaan jika Kim Hieora bukanlah orang jahat seperti itu adalah bohong?”

“Tidak, tapi dia mengeluarkan pernyataan bantahan di Instagram dan kemudian menelpon korbannya kemarin? Serius dia orang yang sangat menakutkan”

“Kalau memang jadi anggota iljin (kelompok yang sering melakukan bullying) ya sudah pasti jadi iljin. Mana ada iljin yang melakukan perbuatan bagus? Lucu sekali,” dan beragam komentar lainnya.

sumber : kpopchar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *