Fakta-fakta Meteor Jatuh 14 September 2023, Termasuk Lokasinya

LIGAPEDIA.news – Fenomena meteor jatuh terjadi pada 14 September 2023 di sejumlah wilayah di Indonesia. Berdasarkan kesaksian warga yang melihat, terlihat penampakan benda bercahaya menyerupai meteor yang melesat di langit.

Peneliti BRIN angkat bicara soal fenomena alam tersebut. Simak penjelasannya berikut ini.

Bacaan Lainnya

Lokasi Meteor Jatuh 14 September 2023
Dilansir situs BRIN, meteor atau yang biasa disebut bintang jatuh adalah fenomena kenampakan dari lintasan saat benda antariksa melintas menuju atmosfer bumi. Meteor disebabkan oleh orbit bumi yang beririsan dengan orbit benda antariksa lainnya seperti komet ataupun asteroid, pada saat bumi melewati orbit benda langit, maka akan menghasilkan batuan yang jatuh ke atmosfer bumi.

Peristiwa alam menyerupai meteor jatuh terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada 14 September 2023. Berikut rinciannya.

1.  Garut
Warga Garut heboh dengan kemunculan benda yang disebut sebagai meteor jatuh di langit Kabupaten Garut. Meteor jatuh ini terjadi pada Kamis (14/9/2023) sekitar jam 23.30 WIB dan viral di media sosial. Salah satu yang mengunggah video itu adalah akun Instagram @garutupdate_.

Dalam unggahannya, pemilik akun menyebut dirinya menerima kiriman rekaman video amatir dari warganet yang menyatakan melihat secara langsung fenomena meteor jatuh ini.

“Maksud mimin ini. Yang barusan Mimin lihat, tapi enggak ke video. Kaya meteor, tapi kaya bola api juga ya. Video kiriman kang @fauzan_ahmad074 yang melihat dari Samarang Garut,” tulis pemilik akun @garutupdate_.

Tim detikJabar kemudian mengkonfirmasi kebenaran video tersebut, kepada sang perekam, Ahmad Fauzan (19). Ahmad Fauzan mengaku sedang berada di kawasan Pondok Pesantren Assalam, Kecamatan Samarang.

“Lagi ngumpul ngeronda, tiba-tiba ada cahaya dari arah selatan ke utara. Seperti meteor kelihatannya,” ucap Ahmad kepada detikJabar.

Ahmad yang melihat fenomena ini, langsung sigap mengeluarkan ponselnya, dan merekam kejadian tersebut. Seperti yang dilihatnya, benda tersebut melesat seperti bola api.

“Ya memang seperti itu,” katanya.

2. Klaten
Selain Garut, benda bercahaya menyerupai menteor juga melesat di langit Klaten. Di grup Instagram infocegatanklaten, video penampakan benda bercahaya itu diunggah, Jumat (15/9/2023) dini hari. Video berdurasi sekitar 15 detik itu memperlihatkan sebuah benda terang melesat di langit.

Benda misterius bercahaya itu melayang melengkung dengan ekornya yang terang dan cukup panjang. Tidak terlihat ada ledakan atau ceceran dari benda aneh tersebut.

“Ono Sing Weruh lurrr ? Kamis (14/09/2023) sekitar pukul 23.15 WIB. Terlihat penampakan meteor jatuh nampak dari langit Yogyakarta Klaten dan terutama diatas langit pulau jawa,” tulis admin sebagaimana dikutip dari detikJateng, Jumat (15/9) pagi.

Kades Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Sarono mengaku juga melihat benda tersebut. Kejadian sekitar pukul 23.00 WIB di arah barat.

“Lihat, banyak kok yang lihat. Di langit barat, arahnya seperti ke gunung Merapi, semoga pertanda baik,” ungkap Sarono, Jumat (15/9/2023) pagi.

3. Cimahi
Fenomena astronomi munculnya benda di langit menyerupai meteor jatuh juga terjadi di Kota Cimahi. Penampakkan benda langit itu terabadikan dalam rekaman video dari ponsel warga.

Salah satu yang menyaksikan langsung fenomena meteor jatuh itu adalah Herdi, polisi yang berdinas di Satreskrim Polres Cimahi. Herdi melihat dan mengabadikan meteor jatuh itu pada Jumat (15/9/2023) dini hari.

“Iya, lihat itu sekitar jam 03.50 atau 03.45 tadi malam, agak lupa pastinya. Langsung direkam pakai HP dan dibikin status di WhatsApp,” ujar Herdi.

Saat fenomena astronomi itu terjadi, Herdi kebetulan sedang menjalankan aktivitas piket malam di Mapolres Cimahi. Saat mendongak ke langit, ia kaget melihat kilauan cahaya di gelapnya langit Cimahi malam itu.

“Ya kaget, soalnya nggak pernah lihat langsung (meteor jatuh). Lagi rezekinya mungkin bisa lihat langsung, meskipun cuma sebentar. Videonya juga hanya 4 detik,” kata Herdi.

4. Jogja
Benda bercahaya menyerupai meteor jatuh terlihat di langit Jogja atau Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (14/9/2023) malam. Dalam rekaman video yang diunggah di akun media sosial X @merapi_uncover, terlihat cahaya berwarna merah kekuningan dan berbentuk memanjang di langit.

Kepala Stasiun Meteorologi Jogja Warjono menjelaskan cahaya yang terlihat kemungkinan besar merupakan meteor.

“Kalau pengamatan langsung dari BMKG kita belum ada ya tapi untuk melihat dari kejadian itu, itu adalah sebuah meteor yang jatuh atau istilahnya bintang jatuh,” kata Warjono saat dihubungi wartawan, Jumat (15/9/2023).

Ia menjelaskan meteor itu kemungkinan besar sudah habis terbakar di atmosfer dan tak sampai jatuh ke permukaan bumi.

“Biasanya sudah habis. Kalau itu meteor biasanya habis, jarang yang sampai di bumi. Iya yang masuk ke atmosfer,” ujarnya.

Tanggapan Peniliti BRIN Terkait Meteor Jatuh
Peneliti senior Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan terkait penampakan benda bercahaya menyerupai meteor melesat di langit. Thomas mengatakan benda bercahaya itu melintas di langit Yogyakarta. Dia memastikan benda itu adalah meteor terang.

“Kejadian di Yogyakarta pukul 23:15 dengan objek yang tampak lebih terang lagi, bisa disimpulkan itu meteor terang,” kata Thomas Djamaludin kepada wartawan, Jumat (15/9/2023).

Thomas memastikan benda bercahaya yang melintas di Yogyakarta adalah benda yang sama juga yang terlihat di Bandung. Dia menyebut kejadian itu terjadi pada Kamis (14/9) malam.

“Mungkin juga ada saksi di wilayah lain antara Bandung sampai Yogyakarta,” kata Thomas.

Meteor di Langit Pulau Jawa Jatuh di Samudera Hindia
Pihak BRIN memastikan benda bercahaya yang melintas di langit pulau Jawa adalah meteor. Dia mengungkap meteor jatuh pada 14 September 2023 itu kemungkinan jatuh atau mendarat di Samudera Hindia.

“Kalau tidak ada laporan jatuh di darat, kemungkinan besar jatuh di Samudera Hindia,” kata Thomas Djamaluddin.

Sumber : news.detik.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *