Berita TerbaruBerita UnggulanKesehatan

Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Kita Mengonsumsi Gula

LIGAPEDIA.news – Hampir setiap hari kita mengonsumsi makanan yang mengandung gula. Mulai dari nasi, buah, minuman manis, makanan siap saji, yoghurt, dan sebagainya. Tapi tahukah kamu apa yang terjadi pada organ tubuh kita saat mengonsumsi gula?
Seperti yang diketahui, gula memiliki peran penting dalam tubuh kita dan pengaruhnya dapat ditemui di berbagai organ dan sistem. Jika diibaratkan, gula seperti bahan bakar bagi sel-sel kita.

Ketika kita makan karbohidrat kompleks, seperti pati, tubuh kita mengurai mereka menjadi gula sederhana selama proses pencernaan. Kemudian, sel-sel kita menggunakan gula ini untuk menghasilkan energi.

Manfaat lain gula bagi tubuh juga bisa meningkatkan mood, meningkatkan fokus & konsentrasi, meningkatkan stamina, hingga mencegah dehidrasi.

Mengapa Kita Membutuhkan Gula?

Melansir laman Health, setiap sel di tubuh kita menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Faktanya, gula darah merupakan apa yang dihasilkan tubuh kita ketika kita mencerna protein, lemak, dan karbohidrat.

Kita menggunakan glukosa yang berasal dari makanan untuk memberi energi pada otak dan organ-organ kita. Tubuh kita juga menyimpan glukosa ekstra di hati dan dalam jaringan otot kita sampai kita membutuhkannya. Selain itu, glukosa yang berlebih juga dapat diubah menjadi jaringan lemak.

Ini yang Terjadi pada Organ Tubuh Saat Kita Mengonsumsi Gula

1. Otak
Ketika kita mengonsumsi gula, otak kita merespons dengan melepaskan bahan kimia kesenangan alami seperti dopamin dan opioid. Ini adalah alasan mengapa beberapa orang merasa senang setelah mengonsumsi makanan manis.

Bahkan tikus yang diberi makanan tinggi gula dapat menunjukkan perilaku yang mirip dengan pecandu narkoba.

2. Jantung
Tingginya kadar insulin dalam darah dapat merangsang pertumbuhan sel otot polos di sekitar dinding arteri. Ini dapat meningkatkan tekanan darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung.

3. Hati
Hati menggunakan salah satu jenis gula yakni fruktosa untuk membuat lemak melalui suatu proses yang disebut lipogenesis. Terlalu banyak gula dalam diet kita dapat menyebabkan penumpukan lemak yang berbahaya di hati, yang disebut penyakit hati non-alkohol.

4. Gigi
Mungkin sedari kecil kita sering mendapat larangan “jangan suka makan permen”, ternyata ini akibatnya. Bakteri yang ada di mulut kita memakan sisa-sisa gula dan mengubahnya menjadi asam laktat.

Asam ini dapat merusak email gigi kita, yang mengakibatkan kerusakan gigi.

5. Pankreas
Pankreas kita juga terlibat dalam mengatur gula darah. Ketika kadar gula darah naik, pankreas melepaskan hormon insulin. Insulin ini memberi sinyal kepada hati dan otot untuk menyimpan gula dalam bentuk glikogen, yang dapat digunakan nanti.

Tidak hanya itu, gula juga dapat berdampak pada kulit kita. Glukosa dan fruktosa dapat membentuk ikatan dengan asam amino yang mengubah kolagen dan elastin, yang penting untuk kulit kita, menjadi zat yang dapat menyebabkan kerutan.

Sumber : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *