Jangan Sembarangan Ambil Pasir di Pulau Sardinia, Ini Alasannya

Jangan Sembarangan Ambil Pasir di Pulau Sardinia, Ini Alasannya

Ligapedia.news – Saat mengunjungi pantai, pernah terbesit niat untuk membawa pulang pasir beserta kerikilnya sebagai kenang-kenangan? Pulau Sardinia, Italia, kerap menjadi lokasi pengambilan pasir dan kerikil di pantai oleh wisatawan. Pulau ini terkenal akan hamparan pasir putihnya.

Pengambilan pasir dari pantai-pantai Sardinia bahkan telah menjadi masalah serius yang mengancam ekosistem alam pulau tersebut, dilansir dari Euronews, Selasa (14/5/2024). Tahun ini, beberapa wisatawan tertangkap basah menyelundupkan pasir, batu, dan peninggalan arkeologis dari Pulau Sardinia.

Bacaan Lainnya

Seorang pengunjung asal Perancis, contohnya, mencoba membawa pulang stalagmit dan kerang, sedangkan sebuah keluarga asal Jerman mencoba membawa satu kilogram batu dari dasar laut. Tahun 2019, ada pula pasangan asal Perancis yang ditangkap karena menyelundupkan 14 botol plastik berisi pasir dari pulau itu.

Perbuatan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap undang-undang setempat yang melarang pengambilan pasir, kerikil, batu, atau kerang dari pantai atau laut. Ilmuwan lingkungan Sardinia, Pierluigi Cocco menuturkan, hanya sebagian kecil wisatawan di Sardinia yang menghabiskan waktu untuk menggali hingga 40 kilogram pasir.

“Namun jika Anda mengalikan setengah dari jumlah tersebut dengan lima persen dari satu juta wisatawan per tahun, dalam beberapa tahun hal tersebut akan berkontribusi secara signifikan terhadap pengurangan pantai,” jelas Cocco, dilansir dari BBC, Selasa (14/5/2024). Meskipun hanya sebagian kecil dari wisatawan yang melakukan pencurian, tapi jika hal tersebut terus berlanjut, dalam beberapa tahun akan berkontribusi secara signifikan terhadap pengurangan pantai.

Hal ini disebabkan oleh erosi pantai akibat pengambilan pasir secara tidak terkendali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *