Kasus Siswa SMP Bekasi Tewas Main Kuda Tomprok Berakhir Restorative Justice

Kasus Siswa SMP Bekasi Tewas Main Kuda Tomprok Berakhir Restorative Justice
Kasus Siswa SMP Bekasi Tewas Main Kuda Tomprok Berakhir Restorative Justice

LIGAPEDIA.news – Polisi sudah melakukan penyelidikan terkait kasus tewasnya siswa SMP di Kota Bekasi yang meninggal usai terjatuh saat bermain permainan kuda tomprok. Namun, kasus tersentuh berakhir dengan restorative justice.

“Penyelidikan sudah kita lakukan. Tentu sekalipun dilakukan restorative justice, bukan berarti kita tidak melakukan penyelidikan. Penyelidikan kita datang ke TKP dan sebagainya itu bagian dari penyelidikan kita,” kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Jupriono.

Bacaan Lainnya

Jupriono menambahkan, tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut. Atas kesepakatan pihak keluarga korban, sekolah dan pihak terkait lainnya kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

“Sementara tidak ada yang kita tahan, karena hasil kesepakatan, kita juga mengedepankan restorative justice tidak boleh mengedepankan hukum semata, tidak melihat beberapa aspek. Ternyata dari para pihak menghendaki tidak diproses hukum. makanya kita ke depankan restorative justice itu,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Jupriono, pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan proses autopsi terhadap korban. Keluarga korban menganggap peristiwa yang terjadi sebagai musibah semata.

“Namun demikian keluarga tidak menghendaki diautopsi karena sudah menerima sebagai musibah dan memang sudah jadi ajalnya. Kita temui keluarganya, kita berikan penjelasan bahwa kalau menginginkan proses hukum berjalan, tentu harus kita autopsi korban. Tapi keluarga sepakat tidak menghendaki di autopsi,” jelasnya.

Pingsan hingga Mulut Berbusa
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (17/11). Polisi menyebut korban sempat pingsan dengan mulut mengeluarkan busa usai terjatuh saat bermain permainan kuda tomprok.

“Saat di TKP pingsan, dan dari mulutnya keluar busa,” kata Kapolsek Bekasi Selatan.

Jupriono mengatakan korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Di sana, korban dinyatakan meninggal dunia dengan dugaan kepala bagian belakang terluka.

“(meninggal) di RS. Dimungkinkan (luka) di kepala belakang,” ujarnya.

Sumber : news.detik.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *