Travel

Kurir Jaringan Fredy Pratama Dibawa ke Jaksa bersama Tabungan Rp2,9 M

Ligapedia.news – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, telah menerima pelimpahan berkas perkara tahap II empat tersangka kurir jaringan gembong narkoba internasional Fredy Pratama dan barang bukti dari penyidik kepolisian Polda Lampung, Kamis (5/10).
Empat tersangka kurir narkoba yang dilimpahkan ke kejaksaan itu adalah eks Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan AKP Andri Gustami, M Ahyat Rojali, M Fikri dan M Rivaldo. Selain empat tersangka, 100 buku tabungan bank dengan nilai saldo total Rp2,9 miliar yang disita turut dilimpahkan ke jaksa.

“Dari penyidik Polda Lampung, kami menerima 100 buku rekening bank untuk kasus tersangka AG (Andri Gustami), MAR (M. Ahyat Rojali), MF (M. Fikri) dan MR (M. Rivaldo),”kata Kasi Intelijen Kejari Bandarlampung Rio Irawan P Halim dalam keterangannya, Jumat (6/10).

Dia mengatakan para tersangka yang dilimpahkan bersama berkas perkara tahap II itu merupakan kurir jaringan gembong narkoba internasional Fredy Pratama.

Rio juga mengatakan uang yang berada dalam 100 buku rekening bank sitaan itu totalnya mencapai Rp2,92 miliar. Dari jumlah uang itu, dari tersangka M Fikri dan M Ahyat Rojali disita sebesar Rp2,1 miliar.

“Dari tersangka AKP Andri Gustami, eks Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan uang yang disita Rp756 juta, mobil Ford Ranger, kartu ATM, dan ponsel,” ujarnya.

Terkait peran masing-masing tersangka, kata Rio, AKP Andri Gustami berperan memuluskan distribusi barang haram (sabu) dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak.

Sedangkan tersangka M Ahyat Rojali, berperan yang mengkoordinir penjemputan narkoba sampai ke tempat tujuan dan tersangka M Rivaldo dan M Fikri, keduanya berperan menyiapkan buku rekening.

“Pascapelimpahan, para tersangka sudah dibawa ke Rutan Way Huwi Lampung Selatan menjalani masa penahanan sementara selama 20 hari kedepan sambil menunggu proses persidangan,” kata dia.

Dia mengatakan Kejari Bandarlampung telah menunjuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menyusun surat dakwaan dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Bandarlampung.

Dalam berkas perkara dari penyidik kepolisian, tersangka AKP Andri Gustami disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 137 huruf a juncto Pasal 136 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tersangka M Ahyat Rojali, disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 112 ayay (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 137 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian tersangka M Rivaldo dan M Fikri disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 137 hurud a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya diberitakan, mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatam AKP Andri Gustami, dijerat pasal berlapis setelah ditangkap Juni 2023 lalu karena keterlibatannya dalam jaringan gembong narkoba internasional Fredy Pratama.

AKP Andri Gustami, merupakan salah satu dari 39 tersangka kurir narkoba lainnya terlibat dalam kasus peredaran narkoba jaringan internasional Fredy Pratama yang ditangkap dalam medio Mei-September 2023.

Polisi menyebutkan, eks Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan itu, merupakan kurir spesial gembong narkoba Fredy Pratama di bawah kendali Kadafi –Napi penghuni Lapas yang divonis 20 tahun penjara.

Kadafi mengendalikan narkoba dari balik penjara. Selain itu, Kadafi ini merupakan suami dari Adelia Putri Salma, selebgram asal Palembang, Sumatera Selatan yang juga ditetapkan sebagai tersangka.

AKP Andri Gustami bersama tiga tersangka kurir narkoba jaringan Fredy Pratama lainnya yakni M. Ahyat Rojali, M. Fikri dan M. Rivaldo, dilimpahkan ke Kejari Bandarlampung setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P21).

source : CNN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *