Travel

Liburan ke Sulawesi Selatan? Jangan Lupa Kunjungi Tempat-Tempat Ini!

LIGAPEDIA.NEWSSulawesi Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya, alam, dan sejarah yang luar biasa. Sulawesi Selatan juga menawarkan berbagai daya tarik wisata yang menarik bagi para pengunjung. Provinsi ini memiliki keindahan alam yang mempesona seperti pantai-pantai berpasir putih di Tanjung Bira, kapal layar pinisi/phinisi di Bulukumba, rumah tradisional Tongkonan di Toraja dan masih banyak lagi!

Ini dia beberapa tempat yang dapat membuatmu terpukau saat mengunjungi Sulawesi Selatan!

1. Pantai Bira di Bulukumba

Pantai Bira adalah salah satu pantai pasir putih terindah di Indonesia yang terletak di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Pantai Bira memiliki beberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi, seperti Pantai Bara yang bersebelahan dengan Pantai Bira dan memiliki suasana yang lebih tenang dan alami. Ada juga Pulau Liukang Loe yang bisa dicapai dengan perahu dari Pantai Bira dan memiliki pantai-pantai cantik serta terumbu karang yang kaya akan biota laut. Selain itu, ada juga Pulau Kambing yang merupakan habitat bagi ratusan kambing liar dan burung-burung eksotis.

Pantai Bira adalah destinasi wisata yang cocok untuk Anda yang mencintai keindahan alam dan budaya. Anda bisa menginap di berbagai penginapan yang tersedia di sekitar Pantai Bira, mulai dari losmen sederhana hingga resort mewah.

Sebagai turis, anda juga bisa mencicipi kuliner khas daerah ini, seperti ikan bakar, pisang ijo (pisang hijau), coto Makassar, dan lain-lain.

Pantai Bira
Suasana Siang Hari di Pantai Bira

2. Fort Rotterdam di Makassar

Fort Rotterdam adalah salah satu atraksi turis yang populer di Makassar, Sulawesi Selatan. Benteng ini merupakan saksi sejarah dari perjuangan rakyat Sulawesi melawan penjajahan Belanda dan Jepang.

Di dalam benteng ini, Anda bisa melihat berbagai bangunan dan koleksi yang menarik, seperti museum La Galigo, museum Nusantara, museum Etnografi, museum Keramik, museum Geologi, dan museum Purbakala. Anda juga bisa melihat makam Pangeran Diponegoro, pahlawan nasional Indonesia yang meninggal di benteng ini setelah dibuang oleh Belanda.

Fort Rotterdam adalah tempat yang cocok untuk Anda yang ingin belajar tentang sejarah dan budaya Sulawesi, serta menikmati keindahan alamnya.

Anda bisa mengunjungi benteng ini setiap hari dari pukul 06:00 hingga 18:00 dengan tiket masuk seikhlasnya per orang!

Fort Rotterdam Benteng Peninggalan Belanda Museum bersejarah Makassar
Fort Rotterdam Makassar Di Era Sekarang

3. Lolai, Negeri di Atas Awan, Toraja

Lolai adalah sebuah kampung yang terletak di Kecamatan Kapalapitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kampung ini memiliki julukan “Negeri di Atas Awan” karena berada di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh gulungan awan putih yang indah. Lolai menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik bagi para pencinta alam dan budaya.

Di Lolai, Anda bisa menikmati pemandangan matahari terbit dan matahari terbenam yang spektakuler dari atas awan. Anda juga bisa melihat rumah-rumah tradisional Toraja yang disebut Tongkonan yang berbentuk perahu dan memiliki ukiran-ukiran khas.

Untuk bisa sampai ke Lolai, Anda harus menempuh perjalanan darat selama sekitar 12 jam dari Makassar, ibu kota Sulawesi Selatan. Jika Anda ingin menginap di Lolai, Anda bisa memilih berbagai pilihan penginapan yang tersedia, mulai dari hotel, resort, homestay, hingga berkemah di atas awan.

Lolai adalah salah satu surga tersembunyi di Sulawesi Selatan yang wajib Anda kunjungi.

Lolai_Negeri_Diatas_Awan_Toraja_Ligapedia
Lolai saat matahari terbit

4. Rammang-Rammang, Maros

Rammang-rammang maros adalah sebuah kawasan wisata yang menawarkan keindahan alam dan budaya yang luar biasa. Kawasan Rammang-Rammang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan merupakan bagian dari Kawasan Karst Maros-Pangkep, yang merupakan karst terbesar ketiga di dunia.

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan dan lihat di Rammang-rammang maros, seperti:

• Menyaksikan matahari terbit atau terbenam dari atas awan

• Mengunjungi rumah-rumah tradisional yang disebut Tongkonan dan mengenal kebudayaan

• Mendaki Bukit Batu atau Bukit Bambapuang untuk melihat pemandangan karst dari ketinggian

• Menyusuri sungai dengan perahu atau kayak dan melihat air terjun dan hutan mangrove

• Menjelajahi gua-gua seperti Gua Pattunuang, Gua Pasaung, Gua Tengkorak, dan Gua Bulu’ Barakka

• Menginap di penginapan sederhana atau berkemah di bawah bintang

Rammang-rammang saat matahari terbenam di Maros Regency
Rammang-rammang menjelang sunset

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *