Minuman Berenergi Memiliki Dampak Buruk bagi Tubuh, Benarkah?

Ligapedia.news – Selama ini, minuman berenergi dipromosikan sebagai cara untuk meningkatkan stamina, konsentrasi, serta membuat kita lebih fokus.

Meski populer, klaim manfaat dari minuman yang sarat kafein dan gula ini mungkin tidak sebanding dengan harganya. Bahkan, menurut ahli diet terdaftar, Amber Sommer, RD, LD, minuman berenergi dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan yang serius jika kita tidak berhati-hati.

Bacaan Lainnya

Jadi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kita mengonsumsinya.

Apa yang ada di dalam minuman berenergi?

Selain banyak kafein, minuman berenergi juga mengandung ramuan yang kuat dari bahan-bahan lain seperti taurin, asam amino, dan ekstrak herbal seperti ginseng dan guarana.

“Secara terpisah, bahan-bahan ini mungkin memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti mendukung kesehatan otak dan jantung, meningkatkan energi dan fokus, serta manfaat antioksidan dan antiinflamasi,” kata Sommer seperti dikutip dari laman Cleveland Clinic, Rabu (15/5/2024).

Tetapi, ketika kita menggabungkannya dengan kafein dan gula tambahan dalam minuman berenergi, menurut Sommer ini bisa menjadi malapetaka bagi kesehatan kita.

Risiko kesehatan dari minuman berenergi

Jadi, seberapa burukkah minuman berenergi bagi tubuh kita? Sommer menjelaskan bahwa mengonsumi minuman berenergi sesekali oleh orang sehat tidak berbahaya. Tetapi, meminumnya secara teratur dapat meningkatkan risiko efek kesehatan yang merugikan terutama jika kita memiliki kondisi medis tertentu.

“Kombinasi kafein dan gula tambahan dalam minuman berenergi juga dikaitkan dengan penurunan sensitivitas insulin dan peningkatan gula darah, sehingga minuman ini mungkin bukan pilihan yang tepat bagi mereka yang menderita diabetes,” terangnya.

Menenggak minuman berenergi juga dapat membuat kita berisiko mengalami hal-hal seperti:

* Kecemasan
* Depresi
* Diare
* Halusinasi
* Sakit kepala
* Perubahan suasana hati
* Mual
* Denyut jantung yang cepat (takikardia)
* Stroke
* Kerusakan gigi
* Penambahan berat badan

Menurut Sommer, ada kelompok-kelompok orang yang harus menghindari minuman berenergi sepenuhnya antara lain, anak-anak dan remaja, ibu hamil, individu dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya (seperti penyakit jantung atau ginjal), dan siapa pun yang minum obat secara teratur untuk mengobati kondisi kesehatan.

Minuman alternatif yang lebih sehat

Manfaat sementara yang didapatkan dari minuman berenergi hanya bertahan sebentar dan pada akhirnya akan membuat kita merasa kurang bersemangat.

Jadi, jika kita sedang dalam kondisi yang buruk atau ingin memulai hari, alih-alih mengonsumsi minuman berenergi untuk mendapatkan solusi yang cepat, pertimbangkan alternatif yang lebih sehat sebagai berikut.

• Kopi
Dalam jumlah sedang, kopi merupakan sumber antioksidan yang kuat dan bahkan dapat mengurangi risiko penurunan kognitif, kanker, dan penyakit hati.

• Teh hitam Berbagai penelitian menunjukkan bahwa minum teh sangat baik untuk kesehatan dan ada banyak jenis teh yang bisa menjadi pilihan. Untuk menambah energi, teh hitam mungkin adalah pilihan terbaik. Dengan kandungan sekitar 45 mg, teh ini memiliki kafein paling banyak dibandingkan teh lainnya, dan sekitar setengah dari secangkir kopi.

• Teh hijau Sebagai pilihan teh yang luar biasa, penelitian telah menunjukkan bahwa teh hijau juga dapat membantu melawan kanker dan risiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, serta membantu menurunkan berat badan.

• Air kelapa Pilihan ini sarat dengan mineral, antioksidan, dan elektrolit, menjadikannya cara yang sempurna untuk meningkatkan energi setelah berolahraga.

• Kombucha Teh hitam yang difermentasi ini mengandung probiotik, yang dapat membantu pencernaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *