Sejarah Kubah Hijau, Atap Makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi

Sejarah Kubah Hijau, Atap Makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi
Sejarah Kubah Hijau, Atap Makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi

Ligapedia.news – Maulid Nabi merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Nabi Muhammad SAW lahir di Kota Mekkah, Arab Saudi.

Di sisi lain, Nabi Muhammad SAW meninggal di Kota Madinah pada umur yang ke-63 tahun. Dua hari usai meninggal, Rasulullah dimakamkan di Kompleks Masjid Nabawi di Madinah pada Rabu 12 Rabiul Awal 11 Hijriah.

Nabawi adalah masjid yang dibangun Rasulullah setelah hijrah dari Mekkah ke Madinah pada 622 M. Berdasarkan sejumlah literatur, awalnya hanya bangunan tanpa atap. Ukurannya sekitar 50 x 50 meter.

Setelah Rasulullah wafat, masjid diperbaiki dan diperluas. Bekas rumah Rasulullah jadi bagian Masjid Nabawi. Perluasan Masjid Nabawi dilakukan beberapa kali.

Masjid Nabawi adalah masjid ketiga yang dibangun dalam sejarah Islam dan menjadi masjid terbesar kedua di dunia. Sekarang, luas bangunan masjid mencapai 165 ribu meter persegi dan daya tampungnya sejuta jamaah.

Khusus untuk kubah, bagian itu dibangun pada tahun 1279 M. Dari waktu ke waktu terus diperbarui, selanjutnya mulai dicat hijau pada 1837 M. Sejak itu, atap masjid tersebut dikenal dengan sebutan kubah hijau.

Kubah Hijau adalah sebuah kubah yang diwarnai dengan hijau yang dibangun di atas makam Nabi Islam Muhammad dan pemimpin Islam pertama, Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Kubah ini berlokasi di sudut tenggara Masjid Nabawi (Masjid Rasulullah) di Madinah.

Makam Nabi Muhammad SAW terletak di dalam Masjid Nabawi. Lokasi ini dulunya merupakan kamar sang istri, Aisyah.

Di dalam Masjid Nabawi juga ada area yang disebut Raudhah atau taman surga. Raudhah adalah area di dalam Masjid Nabawi yang terletak di antara rumah Rasulullah SAW dan mimbar yang Nabi gunakan untuk berdakwah. Rumah Rasulullah SAW kini menjadi makam Nabi.

Raudah ditandai dengan tiang-tiang putih dan karpet putih. Luasnya sekitar 330 meter persegi yang memanjang dari arah timur sampai barat sepanjang 22 meter dan dari arah utara sampai selatan sepanjang 15 meter.

Rasulullah SAW menyebut Raudhah sebagai taman surga. Tempat di dalam Masjid Nabawi ini disebut sebagai area yang mustajab untuk berdoa.

soure : CNN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *