Tanda dan Gejala Depresi pada Pria, Sering Luput dari Perhatian

Tanda_dan_Gejala_Depresi_pada_Pria_Sering_Luput_dari_Perhatian

LIGAPEDIA.news – Depresi lebih banyak diderita wanita tapi pria sering kali luput dari perhatian.

Dalam banyak kasus, gejala depresi pada pria terlambat dikenali sehingga penanganannya kurang optimal.

Kondisi ini kemungkinan disebabkan kombinasi faktor sosial dan biologis yang membuat deteksi dan diagnosis depresi pada pria menjadi lebih sulit.

Kaum Adam juga cenderung merasa tertekan secara budaya untuk bersikap “jantan” dengan menyembunyikan emosinya termasuk keluhan kesehatan mentalnya.

Saat merasakan ketidaknyaman secara mental, mereka cenderung mengalihkan depresi itu dengan mencari kesibukan seperti bekerja, bermain game, dll.

Berbagai gejala depresi pada pria

Gejala depresi pria bisa muncul secara fisik, emosional, mental dan perilaku.

Secara fisik, pria yang depresi mungkin akan mengalami sesak dada, masalah pencernaan seperti gas, diare, dan sembelit, serta disfungsi ereksi maupun masalah seksual lainnya.

Keluhan lainnya juga bisa terjadi, contohnya sakit kepala, masalah hormonal seperti testosteron rendah, nyeri, jantung berdebar kencang atau berdebar-debar dan fluktuasi berat badan yang tidak normal.

Sementara itu, gejala depresi pada mental pria cenderung sulit dikenali dibandingkan wanita.

Gejala-gejala tersebut dapat mengganggu cara seseorang berpikir dan memproses informasi, sehingga memengaruhi perilaku dan emosi.

Beberapa gejala depresi mental yang paling umum pada pria antara lain:

  • ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
  • masalah memori
  • pola pikir obsesif-kompulsif
  • pikiran kacau
  • masalah tidur, biasanya kesulitan untuk tertidur atau tetap tertidur
  • pikiran untuk bunuh diri

Ada juga gejala depresi secara emosional yang tak hanya berupa kesedihan saja.

Saat stres akut, para pria mungkin mengalami keluhan seperti:

  • agitasi
  • agresia
  • marah
  • penarikan diri secara emosional dari teman, keluarga, dan kolega
  • keputusasan
  • kurangnya minat pada keluarga, komunitas, hobi, dan pekerjaan
  • kurangnya libido
  • kegelisahan

Gejala depresi mental fisik, mental dan emosional akhirnya akan memengaruhi perilaku pria dalam kesehariannya. Umumnya, mereka akan menolak mengakui perubahan tersebut maupun membicarakannya secara terbuka.

Namun ada sejumlah perubahan perilaku pria depresi yang mudah dikenali, contohnya:

  • kesulitan menyelesaikan pekerjaan, tugas keluarga, dan tanggung jawab pribadi lainnya
  • penyalahgunaan narkoba
  • minum alkohol secara berlebihan
  • terlibat dalam aktivitas berisiko, seperti mengemudi sembarangan atau melakukan hubungan seks tanpa kondom
  • isolasi sosial
  • upaya bunuh diri

Sumber : lifestyle.kompas.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *