Berita TerbaruBerita UnggulanFashion

Tangan Kreatif Mahasiswa Polimedia Ubah Limbah Plastik Jadi Busana Cantik

LIGAPEDIA.news – Pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2023, tampil beberapa produk inovasi karya perguruan tinggi vokasi salah satunya bahan busana yang dibuat dari plastik. Karya tersebut dibuat oleh dosen dan mahasiswa Politeknik Media Kreatif (Polimedia), Jakarta.

Busana yang dipadukan dengan bahan dari limbah plastik ini diberi nama The AFFINITY. Koleksinya dibuat dalam bentuk pakaian yang dapat dikenakan seperti jaket bomber, blus, gaun, rok pensil. celana kulot dengan nuansa navy, biru muda, hitam, dan abu-abu.

Fokus utama dalam proyek ini adalah keberlanjutan mengolah limbah masker bekas menjadi fesyen produk termasuk aksesoris, topi dan pakaian. Proyek penelitian ini melibatkan mahasiswa desain fashion dan mitra lapangan yang bekerja di bidang sejenis.

Secara umum proyek ini dibuat melalui proses ekstrusi, yaitu menghancurkan masker menjadi bubuk. Setelah dalam bentuk bubuk, dibuat menjadi piring dengan lewat proses hot press sehingga dapat digunakan sebagai bahan/motif pakaian.

“Jadi maskernya tuh dari masker bekas itu dihancurin terus ditata-tata terus di-hotpress. Nanti jadi lempengan, terus nanti ditempel di baju. Saat menatanya itu enggak boleh menumpuk bener-bener harus tipis,” kata Hani, mahasiswa yang tergabung dalam tim riset di ICE BSD, Rabu (18/10/2023).

Tidak pada sembarangan kain, Hani mengatakan bahan motif tersebut hanya bisa ditempelkan pada kain polyester saja.

“Jadi kita bikin pola dulu, terus ditempel, terus di-hot press lagi di kain, tapi bahannya harus polyester,” jelasnya.

Beri Kesan Abstrak pada Busana

Adapun bentuk dari bahan tersebut adalah abstrak yang menambah kesan estetika pada busana yang ditempeli hasil olahan limbah plastik tersebut.

Saat ini, Hani dan tim telah memproduksi bahan namun masih dalam sistem pre order. Koleksi dari riset polimedia ini kini sudah tersedia dalam bentuk jaket, dress, blouse, pencil skirt, dan kulot.

“Untuk saat ini, produk buatan dosen dan mahasiswa Polimedia ini diproduksi sesuai dengan jumlah pesanan yang masuk,” kata Hani.

Tak hanya mejeng di pameran perdagangan terbesar Indonesia, produk ini pun sempat unjuk di ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) tahun 2022 yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)

“Awalnya penelitian biasa, tiba-tiba tembus JMFW 2022, pas fashion show bikin koleksi lagi jadinya,” ungkap Hani.

Sumber : detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *